Gambar oleh: apollo247.com


JAKARTA, TINKAP – Pernahkah Anda melihat si kecil tampak sangat cepat lelah saat bermain, atau menyadari ada semburat warna kebiruan pada bibir dan kuku jari mereka? Hati-hati, orang tua sering kali keliru menganggap gejala ini sebagai kelelahan biasa atau sekadar kurang makan. Padahal, ini bisa menjadi tanda silent killer yang mengintai jantung buah hati Anda, Penyakit Jantung Bawaan (PJB).

 

Banyak orang tua yang abai karena gejala PJB pada tahap awal sering kali tersamar. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini dapat menghambat tumbuh kembang anak secara drastis, bahkan berakibat fatal.

 

Waspada Gejala Si Biru

 

Dalam dunia medis, PJB terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni kelompok sianotik (biru) dan asianotik (tidak biru). Kelompok sianotik adalah yang paling sering memicu kepanikan orang tua karena perubahan warna fisik yang mencolok.

 

Menurut dr. Shirley Ferlina Lasmono, M. Ked.Klin., Sp.A., Subsp. Kardio. (K) dari Mayapada Hospital Surabaya, penanganan PJB sangat bergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Beliau menekankan agar orang tua tidak perlu langsung membayangkan tindakan operasi besar.

 

"Pada beberapa kasus, anak cukup dipantau rutin, sebagian memerlukan obat, ada yang dapat ditangani dengan kateterisasi, hingga diperlukan operasi," ujar dr. Shirley sebagaimana dilansir dari HaiBunda.

 

Jangan Tunggu Sampai Kritis

 

Gejala seperti sesak napas saat menyusu, berat badan yang sulit naik, hingga seringnya infeksi saluran pernapasan pada anak adalah indikator yang tidak boleh diabaikan begitu saja.

 

Mengutip dari laporan Pontianak Post, sebuah kasus nyata dialami oleh balita bernama Dzakiyyah Nur Hasyifah. Sang ibu, Ani, mengungkapkan bahwa kondisi anaknya yang kerap membiru saat beraktivitas ternyata merupakan dampak dari kekurangan oksigen akibat kelainan jantung.

 

"Dokter bilang memang harus dioperasi. Kata dokter kalau dibiarkan semakin lama bisa membuat anak saya sesak napas dan bisa menyebabkan pembengkakan pada jantung," ungkap Ani.

 

Langkah Orang Tua

 

Deteksi dini adalah kunci penyelamat. Jika Anda menemukan gejala-gejala berikut pada si kecil, segera konsultasikan ke dokter spesialis jantung anak:

  • Bibir, lidah, atau kuku terlihat kebiruan.
  • Cepat lelah saat beraktivitas ringan.
  • Napas cepat atau terengah-engah meski sedang istirahat.
  • Gangguan pertumbuhan atau berat badan yang sulit naik.

 

Penyakit Jantung Bawaan memang terdengar menakutkan, namun dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, banyak anak dengan kondisi ini tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat dan meraih mimpi mereka. Jangan tunggu hingga anak jatuh pingsan atau mengalami serangan, segera lakukan pemeriksaan rutin.