![]() |
| Ilustrasi oleh Tim Tinkap. |
JAKARTA,
TINKAP – Musim berganti,
namun satu ancaman mematikan ini tidak pernah benar-benar pergi dari lingkungan
sekitar kita. Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes
aegypti kembali menjadi teror senyap bagi keluarga di berbagai penjuru
negeri. Banyak orang kerap menganggap remeh genangan air kecil di sekitar
rumah, padahal kelalaian sepele tersebut bisa berujung pada petaka besar hingga
hilangnya nyawa buah hati tercinta.
Jangan menunggu
sampai ada anggota keluarga yang terkapar di ruang intensif rumah sakit dengan
trombosit terjun bebas! Kenali dan cegah bahayanya sejak dini sebelum
terlambat.
Jebakan Maut
di Genangan Air Rumah Anda
Nyamuk pembawa
virus dengue tidak hidup di comberan kotor, melainkan sangat menyukai genangan
air bersih yang tertampung di sekitar rumah, mulai dari bak mandi, vas bunga,
hingga penampungan kulkas.
Berdasarkan
panduan resmi kesehatan yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) pada Rabu, 22 Juni 2023, upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
melalui metode 3M Plus tetap menjadi senjata pamungkas yang paling efektif
untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.
"Demam
Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius
dan dapat mengancam nyawa masyarakat. Jika tidak ditangani dengan baik, demam
berdarah bisa menyebabkan komplikasi yang cukup parah, bahkan berpotensi
menyebabkan kematian," tulis rilis resmi dari Direktorat Promosi Kesehatan
dan Kesehatan Komunitas Kemenkes yang dipublikasikan pada Rabu, 22 Juni 2023.
Langkah Nyata
3M Plus: Jangan Cuma Diwacanakan
Pihak medis
berulang kali mengingatkan bahwa fogging atau pengasapan saja tidak cukup untuk
membunuh jentik nyamuk yang bersarang di dalam rumah. Dibutuhkan tindakan
preventif yang konsisten dari setiap individu.
Mengutip
penjelasan dari ulasan kesehatan Ayo Sehat Kemenkes yang diperbarui pada
Jumat, 4 Juli 2024, langkah 3M Plus harus dilakukan secara disiplin, terutama
saat memasuki musim pancaroba:
- Menguras dan Menyikat: Membersihkan tempat penampungan air
seperti bak mandi dan toren minimal seminggu sekali, serta menggosok
dinding bak untuk membuang telur nyamuk yang menempel erat.
- Menutup
Rapat: Menutup rapat wadah penampungan air agar tidak menjadi tempat
nyamuk leluasa bertelur.
- Mendaur
Ulang: Memanfaatkan kembali atau mengubur limbah barang bekas yang
berpotensi menampung air hujan.
- Langkah
Plus: Menambahkan perlindungan ekstra seperti memelihara ikan pemakan
jentik, menggunakan losion antinyamuk, memasang kawat kasa di ventilasi,
hingga membiasakan diri tidak menggantung pakaian bekas pakai di dalam
kamar.
"Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah
kurangnya kebersihan lingkungan. Oleh karenanya, salah satu cara mencegah DBD
yang paling efektif adalah dengan melakukan 3M Plus," tegas panduan
kesehatan Ayo Sehat Kemenkes dalam artikel yang diterbitkan pada Jumat,
4 Juli 2024.
Jangan Anggap
Sepele Demam Mendadak
Selain menjaga
kebersihan lingkungan luar, meningkatkan daya tahan tubuh serta mengenali
gejala awal DBD, seperti demam tinggi mendadak hingga 40 derajat Celsius, nyeri
sendi, dan bintik merah pada kulit, merupakan benteng pertahanan terakhir.
Jika Anda atau
keluarga mulai menunjukkan gejala tersebut, jangan berlama-lama mengobatinya
sendiri di rumah. Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Masih mau
menunggu sampai nyamuk merenggut orang tersayang di dekat Anda? Lindungi rumah
Anda sekarang juga!


