![]() |
| Gambar oleh: haibunda.com |
JAKARTA, TINKAP – Mengetahui hasil test pack
menunjukkan dua garis biru tentu menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi
pasangan suami istri. Namun, bagi para ibu yang baru pertama kali hamil,
euforia tersebut sering kali diikuti dengan rasa bingung mengenai apa yang
harus dilakukan pertama kali agar kehamilan tetap sehat dan janin berkembang
optimal.
Dokter kandungan
menekankan bahwa masa awal kehamilan adalah periode krusial bagi pembentukan
organ vital janin. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil di
minggu-minggu pertama sangat menentukan perjalanan kehamilan hingga persalinan
nanti.
Langkah
Pertama yang Harus Dilakukan
Menurut para ahli
medis, hal pertama yang harus segera dilakukan setelah mengetahui Anda hamil
adalah memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh melalui pemeriksaan
medis.
"Hal paling
pertama yang harus dilakukan adalah melakukan konfirmasi kehamilan ke dokter
kandungan. Tujuannya bukan hanya memastikan kehamilan, tetapi juga untuk
mengetahui apakah kehamilan berada di dalam rahim, bagaimana kondisi janin,
serta untuk menghitung usia kehamilan yang tepat," ujar dr. Ivander R.
Utama, Sp.OG, sebagaimana dikutip dari laporan Kompas.com, Rabu
(15/7/2026).
Setelah
konfirmasi medis, dr. Ivander juga menyarankan beberapa poin penting lainnya
bagi ibu hamil:
- Pola Makan Bergizi: Mulailah mengonsumsi makanan dengan
gizi seimbang yang kaya akan asam folat, zat besi, dan kalsium.
- Mengonsumsi Suplemen: Ibu hamil disarankan untuk mulai
mengonsumsi asam folat sesuai anjuran dokter untuk mencegah cacat lahir
pada janin.
- Hindari Kebiasaan Buruk: Hentikan kebiasaan merokok,
mengonsumsi alkohol, serta batasi asupan kafein yang berlebih.
Mengelola
Stres dan Perubahan Fisik
Selain aspek
fisik, kesehatan mental di awal kehamilan juga tidak boleh diabaikan. Perubahan
hormon sering kali membuat ibu hamil merasa lebih sensitif, cemas, atau
mengalami mood swing.
Pakar kesehatan reproduksi, dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG,
menambahkan bahwa dukungan lingkungan sekitar, terutama pasangan, sangat
berperan dalam menjaga kestabilan emosi ibu hamil.
"Kestabilan
emosi ibu sangat berpengaruh pada perkembangan janin. Di trimester pertama,
jangan terlalu banyak bekerja berat dan pastikan jam istirahat cukup.
Komunikasi yang baik dengan pasangan akan sangat membantu ibu melewati
masa-masa awal kehamilan yang kadang membuat tidak nyaman akibat morning
sickness," tutur dr. Boyke sebagaimana dikutip dari Detik.com,
Rabu (15/7/2026).
Kapan Harus
Segera ke Dokter?
Jangan menunda
pemeriksaan jika Anda mengalami tanda-tanda yang mencurigakan, seperti
perdarahan hebat, nyeri perut yang tidak tertahankan, atau mual muntah yang
berlebihan hingga membuat Anda tidak bisa makan sama sekali.
Dengan melakukan
pemeriksaan dini dan menjaga pola hidup sehat sejak awal, risiko komplikasi
selama kehamilan dapat diminimalisir. Pastikan selalu berkonsultasi dengan
tenaga medis profesional untuk memantau tumbuh kembang si buah hati hingga hari
persalinan tiba.


