![]() |
| Gambar oleh tokowahab.com |
JAKARTA, TINKAP.COM — Siapa yang bisa menolak
kelezatan bakwan jagung hangat yang baru diangkat dari wajan? Camilan
tradisional bertekstur kriuk di luar namun lembut dan manis di dalam ini selalu
menjadi primadona di setiap meja makan keluarga Indonesia.
Namun, rahasia besar mengapa bakwan jagung buatan pedagang
gerobakan selalu renyah berjam-jam sementara buatan rumah sering cepat lembek
dan berminyak akhirnya terbongkar.
Tim Tinkap.com berhasil mengorek rahasia dapur
legendaris ini langsung dari seorang pakar kuliner jajanan pasar Nusantara, Ibu
Ratna Dewi, dalam sebuah investigasi rasa eksklusif pada Kamis, 23 Juli 2026.
"Kuncinya ada pada kombinasi tepung beras dan
penggunaan air es saat adonan diaduk. Jangan pernah menambahkan air biasa kalau
ingin teksturnya tetap garing maksimal dan tidak menyerap banyak minyak
goreng," beber Ibu Ratna Dewi, Kamis
(23/7/2026).
Penasaran ingin membuktikannya sendiri di rumah? Berikut
adalah laporan liputan khusus tutorial langkah demi langkah memasak bakwan
jagung renyah tahan lama yang disarikan dari liputan eksklusif Tinkap.com
edisi Minggu, 26 Juli 2026.
Bahan-Bahan
Utama Bakwan Jagung
1. Bahan
Utama:
- 3 buah jagung manis, sisir butirannya. (Tips: Separuh
jagung dicincang kasar agar teksturnya lebih kaya).
- 2
batang daun bawang, iris tipis.
- 2
batang seledri, iris halus.
- 1
butir telur ayam, kocok lepas.
- Minyak
goreng secukupnya untuk menggoreng rendam (deep frying).
2. Bumbu Halus:
- 4
siung bawang putih.
- 6
butir bawang merah.
- 1
sendok teh ketumbar bubuk.
- 2
ruas kencur (opsional, untuk aroma khas tradisional).
- Garam, gula pasir, dan kaldu bubuk
secukupnya.
3. Tepung Pengikat Renyah:
- 100 gram tepung terigu protein sedang.
- 50-gram
tepung beras (rahasia kriuk tahan lama).
- 1
sendok makan tepung maizena.
- 100
ml air es (sangat dingin).
Tutorial
Memasak: Langkah demi Langkah
Langkah 1:
Persiapan Jagung dan Bumbu
- Cuci bersih jagung manis yang sudah
disisir. Ingat, bagi sisiran jagung menjadi dua bagian: dua buah dibiarkan
utuh, dan satu buah dicincang atau diulek kasar agar nantinya adonan bisa
menyatu padat saat digoreng.
- Haluskan bumbu (bawang merah, bawang
putih, ketumbar, dan kencur) menggunakan ulekan atau blender hingga
benar-benar halus.
Langkah 2: Meracik Adonan Kriuk
- Siapkan wadah atau mangkuk berukuran
besar. Masukkan tepung terigu, tepung beras, dan tepung maizena. Aduk
rata.
- Masukkan
bumbu halus, telur ayam kocok lepas, serta irisan daun bawang dan seledri
ke dalam campuran tepung.
- Tuangkan
air es sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk perlahan
menggunakan sendok sayur hingga semua bahan tercampur rata. Pastikan konsistensi adonan tidak terlalu
cair dan tidak terlalu kental.
- Masukkan sisiran jagung manis ke
dalam adonan, aduk kembali hingga seluruh butiran jagung berbalut rata
dengan adonan tepung.
Langkah 3: Teknik Penggorengan Sempurna
- Panaskan
minyak goreng dalam jumlah banyak di atas wajan dengan menggunakan api
sedang. Pastikan minyak benar-benar panas sebelum adonan dimasukkan.
- Ambil
adonan menggunakan sendok sayur (ukuran sesuai selera), lalu tuangkan
perlahan ke pinggiran wajan yang terendam minyak panas agar bentuknya
pipih melebar dan garing merata.
- Goreng
adonan bakwan jagung hingga bagian pinggirnya mulai menguning dan kokoh.
- Balik
bakwan sekali saja untuk menghindari penyerapan minyak yang berlebihan.
Lanjutkan menggoreng hingga kedua sisi berwarna kuning keemasan yang
cantik.
Langkah 4: Penirisan Tuntas
- Angkat bakwan jagung yang sudah
matang menggunakan saringan kawat.
- Tiriskan minyak berlebih dengan
meletakkannya di atas kertas penyerap minyak (tissue food grade)
atau kawat penirisan khusus gorengan agar kerenyahannya tetap terjaga
sempurna.
Penyajian Akhir: Siap Disantap!
- Tata
bakwan jagung renyah di atas piring saji yang dialasi daun pisang agar
tampilannya lebih menggugah selera.
- Sajikan
selagi hangat bersama cabai rawit hijau segar atau sambal kecap pedas
manis sebagai pendamping setia.
Tips Jurnalis untuk Hasil Sempurna:
- Suhu
Minyak: Jangan menggoreng dalam minyak yang belum panas karena adonan
akan menyerap banyak minyak dan menjadi lembek (bantat).
- Penyajian
Cepat: Bakwan jagung paling nikmat disantap langsung sesaat setelah
ditiriskan ketika sensasi kriuknya masih maksimal.


