Gambar oleh: instagram @maudyayunda


JAKARTA, TINKAP – Peringatan Hari Kebaya Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 Juli selalu memunculkan berbagai narasi seputar pelestarian budaya. Namun, tahun ini, panggung mode mendadak dihentakkan oleh gebrakan berani dari sosok publik figur multitalenta, Maudy Ayunda.

 

Alih-alih tampil dengan balutan kain jarik dan konde klasik yang kaku, pelantun lagu Perahu Kertas ini justru nekat mendobrak seluruh aturan berpakaian tradisional lewat gaya mix and match yang radikal. Sontak, penampilan sang artis memicu perdebatan sengit di ruang publik: apakah ini sebuah bentuk evolusi mode yang jenius, atau justru pelecehan terhadap kesakralan busana leluhur?

 

Tabrak Aturan: Dari Paduan Jorts hingga Cowboy Boots yang Menggila

 

Bagi sebagian kaum puritan, kebaya adalah simbol busana pakem yang harus dijaga kesucian bentuknya. Namun, Maudy Ayunda seolah ingin membuktikan bahwa warisan budaya bisa hidup dan melebur dengan tren mode modern global tanpa kehilangan jati dirinya.

 

Gambar oleh: instagram @maudyayunda

Berdasarkan ulasan gaya hidup yang dilansir dari Cantika pada Sabtu, 25 Juli 2026, Maudy membagikan sejumlah potret penampilannya yang memadukan kebaya encim modern dengan celana pendek longgar selutut (jorts), celana denim, rok mini, hingga dipadukan dengan sepatu cowboy boots hitam yang mencolok.

 

"Kebaya yang Maudy kenakan ini berkonsep modern terinspirasi dari kebaya encim... Maudy memadukan kebaya ini dengan jorts yakni jeans pendek selutut yang longgar, serta ikat pinggang hitam yang senada dengan cowboy boots pilihannya," tulis ulasan mendalam yang dimuat oleh Cantika (25/07/2026).

 

Tidak hanya berhenti pada gaya kasual ekstrem, dalam laporan terpisah yang dirilis oleh detikHot pada Sabtu, 25 Juli 2026, diperlihatkan pula bagaimana Maudy sukses menyulap kebaya tradisional klasik bernuansa merah menjadi sebuah outer yang dipadukan bersama camisole dan rok kain berpotongan santai.


Gambar oleh: instagram @maudyayunda


Gaya eksperimental ini sontak menuai sorotan tajam dari para pengamat mode tanah air yang menilai bahwa sentuhan edgy tersebut berhasil mematahkan stigma bahwa kebaya adalah busana tua yang membosankan.

 

Panggilan Jiwa: Mengapa Kebaya Harus Hidup, Bukan Sekadar Koleksi Museum?

 

Di balik sorotan gaya busananya yang berani, Maudy Ayunda sebenarnya menyimpan kecintaan mendalam terhadap busana khas perempuan Indonesia tersebut. Dalam wawancara eksklusifnya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, yang dikutip dari Okezone Women pada Kamis, 24 Juli 2025, Maudy secara blak-blakan mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengenakan kebaya dalam aktivitas sehari-hari.

 

“Cukup sering aku pakai kebaya, aku pakai dalam konteks kasual juga kalau lagi jalan-jalan, banyak event yang enggak mengharuskan aku pakai kebaya tapi aku tetap pakai,” ungkap Maudy Ayunda, sebagaimana dikutip dari Okezone Women (24/07/2025).


Gambar oleh: instagram @maudyayunda


Lebih lanjut, wanita lulusan Universitas Stanford ini mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan model kebaya tertentu, terutama model kutu baru yang kerap ia andalkan di berbagai momen spesial dalam hidupnya.

 

“Aku paling suka kutu baru. Ada beberapa alasan, karena aku orangnya sentimental dan aku sering mengenakan kutu baru di momen spesial dalam hidup, jadi kebaya itu identik dengan momen-momen spesial tersebut,” jelas Maudy dalam laporan Okezone Women (24/07/2025).

 

Sikap Kritis Publik: Inovasi Budaya atau Kebablasan?

 

Kendati banyak pihak memuji kreativitas tanpa batas ala Maudy Ayunda, terutama setelah keterlibatannya dalam film pendek bertajuk #KitaBerkebaya yang diinisiasi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation untuk merayakan Hari Kebaya Nasional, kritik-kritik kecil tetap bermunculan.

 

Sebagian kalangan konservatif mempertanyakan apakah penggunaan celana pendek dan sepatu bot besar masih mencerminkan identitas ketimuran dari busana kebaya itu sendiri. Namun, mayoritas anak muda justru memuji langkah berani tersebut sebagai angin segar yang membuat kebaya kembali relevan di era digital.

 

Bagaimana menurut Anda? Apakah gaya mix and match ekstrem ala Maudy Ayunda ini layak ditiru untuk OOTD akhir pekan Anda, atau justru kelewatan batas?