Gambar oleh Getty Images


JAKARTA, TINKAP.COM — Memasuki usia satu tahun, kebutuhan nutrisi anak mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan aktivitas motoriknya. Pada fase ini, sebagian orang tua kerap menghadapi tantangan berupa anak yang mengalami GTM (Gerakan Tutup Mulut) atau laju kenaikan berat badan yang melambat.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, pemberian Menu Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang padat gizi, kaya kalori sehat, serta memiliki cita rasa yang disukai anak menjadi kunci utama. Berdasarkan riset dari berbagai sumber kesehatan anak dan panduan nutrisi pediatrik terpercaya yang dihimpun oleh Tinkap.com pada Sabtu, 25 Juli 2026, salah satu menu penambah berat badan (weight booster) yang sangat direkomendasikan adalah Bubur Tim Ayam Keju Kaya Lemak Baik.

 

Seorang dokter spesialis anak, Dr. dr. Rini Puspitasari, Sp.A(K), dalam sebuah artikel edukasi kesehatan yang dilansir dari Medika Anak Indonesia pada Jumat, 24 Juli 2026, menjelaskan pentingnya penambahan lemak tambahan dalam menu harian anak usia di atas satu tahun.

 

"Anak usia satu tahun membutuhkan asupan energi yang padat dalam porsi yang relatif kecil karena kapasitas lambung mereka masih terbatas. Penambahan lemak tak jenuh seperti mentega tawar (unsalted butter), keju, atau santan ke dalam menu MPASI sangat efektif untuk membantu meningkatkan berat badan anak secara sehat," jelas Dr. Rini Puspitasari sebagaimana dikutip dari Medika Anak Indonesia, Jumat (24/7/2026).

 

Berikut adalah panduan lengkap dan tutorial langkah demi langkah membuat menu MPASI penambah berat badan untuk anak usia 1 tahun yang enak, mudah dibuat, dan bernutrisi tinggi.

 

Bahan-Bahan Utama MPASI Bubur Tim Ayam Keju

 

1. Bahan Utama:

  • 50-gram beras putih, cuci bersih.
  • 60 gram daging ayam bagian dada atau paha, cincang halus.
  • 20-gram wortel, parut halus untuk sumber serat dan vitamin A.
  • 1 lembar keju cheddar lembaran (slice) atau keju parut berkualitas.
  • 1 sendok makan unsalted butter (mentega tawar) atau minyak zaitun.
  • 2 siung bawang merah dan 1 siung bawang putih, cincang halus untuk tumisan aromatik.
  • 400 ml kaldu ayam alami (dibuat dari rebusan tulang ayam tanpa garam tambahan).

 

Tutorial Memasak: Langkah demi Langkah

 

Langkah 1: Menumis Bumbu Aromatik

  1. Panaskan unsalted butter di dalam panci kecil menggunakan api kecil hingga meleleh.
  2. Masukkan cincangan bawang merah dan bawang putih. Tumis perlahan hingga harum dan matang, namun pastikan tidak sampai gosong agar tidak berasa pahit di lidah anak.

 

Langkah 2: Memasak Bubur Tim Dasar

  1. Masukkan beras yang sudah dicuci bersih ke dalam panci berisi tumisan bawang. Aduk sebentar.
  2. Tuangkan kaldu ayam alami ke dalam panci. Masak menggunakan api sedang sambil terus diaduk agar bagian bawahnya tidak gosong.
  3. Masukkan cincangan daging ayam dan parutan wortel ke dalam rebusan beras. Aduk merata.

 

Langkah 3: Proses Pengentalan Menjadi Bubur Tim

  1. Kecilkan api kompor ketika air kaldu mulai menyusut dan beras mulai pecah menjadi bubur.
  2. Aduk secara konstan hingga tekstur nasi berubah menjadi bubur tim yang lembut dan matang sempurna.
  3. Jika tekstur dirasa masih terlalu keras untuk anak, Anda bisa menambahkan sedikit air panas atau kaldu lagi hingga mencapai konsistensi bubur tim yang pas.

 

Langkah 4: Penambahan Keju dan Lemak Sehat

  1. Setelah bubur matang dan api kompor dimatikan, masukkan selembar keju cheddar ke dalam panci.
  2. Aduk cepat selagi bubur masih panas agar keju meleleh sempurna dan menyatu ke dalam bubur, memberikan rasa gurih alami yang disukai anak.

 

Penyajian untuk Si Kecil:

  1. Ambil porsi secukupnya ke dalam mangkuk makan anak.
  2. Biarkan suhu bubur turun hingga hangat kuku sebelum diberikan kepada buah hati Anda.
  3. Sisa makanan dapat disimpan di dalam wadah kedap udara di lemari es dan dihangatkan kembali sebelum disajikan.

 

Tips Tambahan untuk Orang Tua:

  • Variasi Protein: Anda bisa mengganti daging ayam dengan daging ikan salmon, hati ayam, atau daging sapi cincang untuk mengenalkan ragam rasa protein hewani guna mencegah anak bosan.
  • Perhatikan Alergi: Pastikan anak tidak memiliki riwayat alergi terhadap produk turunan susu (dairy) seperti keju atau mentega sebelum memberikannya dalam porsi penuh.