![]() |
| Gambar oleh flickr.com |
MAKASSAR, TINKAP.COM — Aroma rempah yang pekat
menggoda hidung siapa saja yang melangkah ke tanah Daeng. Namun, di balik
semangkuk panas kuah kental bercampur kacang tanah yang gurih, tersimpan
rahasia dapur legendaris yang selama ini mati-matian disembunyikan oleh para
juru masak istana kerajaan masa lampau.
Tim Tinkap.com berhasil membongkar rahasia dapur
autentik ini langsung dari pakar kuliner tradisional Sulawesi Selatan, Daeng
Sila, dalam sebuah investigasi rasa eksklusif pada Selasa, 21 Juli 2026.
"Kunci kelezatan Coto Makassar yang sejati itu haram
hukumnya menggunakan air biasa untuk kuah utamanya. Harus menggunakan air tajin
atau air cucian beras gelondongan pertama yang dicampur racikan 40 macam rempah
palla. Kalau salah langkah, kuahnya bakal pecah dan rasanya hambar!"
tegas Daeng Sila, Selasa (21/7/2026).
Penasaran ingin
membuktikan sendiri kedahsyatan rasa kuliner yang sempat diperebutkan para
bangsawan ini? Berikut adalah laporan liputan khusus tutorial langkah demi
langkah memasak Coto Makassar autentik yang disarikan dari liputan eksklusif Tinkap.com
edisi Minggu, 26 Juli 2026.
Bahan-Bahan
Utama Coto Makassar
1. Bahan Utama & Jeroan:
- 500 gram daging sapi (bagian sengkel atau dada lebih
disukai karena berurat).
- 250-gram
babat, paru, dan usus sapi, rebus terpisah hingga empuk lalu potong
dadu.
- 1,5-liter
air tajin (air cucian beras yang bersih, ambil bilasan pertama).
- 5
sendok makan minyak goreng untuk menumis.
- Garam
dan gula secukupnya.
2. Bumbu Halus:
- 10
siung bawang merah.
- 6
siung bawang putih.
- 100 gram kacang tanah, sangrai hingga matang lalu haluskan
selagi hangat.
- 5
butir kemiri, sangrai.
- 1
sendok makan ketumbar, sangrai.
- 1
sendok teh jintan.
- 1
sendok teh merica butiran.
- 2
ruas lengkuas, memarkan.
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya lalu
memarkan.
3. Bahan Pelengkap & Sambal Tauco:
- Sambal
Tauco: 3 sendok makan tauco Makassar, tumis sebentar dengan sedikit
minyak, bawang putih cincang, dan cabai rawit.
- Daun
bawang dan seledri, iris halus.
- Bawang
goreng renyah.
- Jeruk nipis dan sambal rawit hijau.
- Ketupat
atau buras khas Makassar.
Tutorial
Memasak: Langkah demi Langkah
Langkah 1: Pengolahan Air Tajin dan Daging
- Siapkan
air tajin bersih (air cucian beras pertama). Rebus air tajin tersebut di
dalam panci besar bersama lengkuas dan serai yang sudah dimemarkan hingga
mendidih.
- Masukkan
daging sapi utuh ke dalam rebusan air tajin. Rebus dengan api sedang
hingga daging setengah empuk.
- Angkat daging, tiriskan sebentar,
lalu potong-potong seukuran dadu kecil. Masukkan kembali potongan daging
dan jeroan yang sudah direbus terpisah ke dalam air kaldu tajin.
Langkah 2:
Menumis Bumbu Rempah Palla
- Panaskan minyak goreng di atas wajan
dengan api sedang.
- Tumis bumbu halus (bawang merah,
bawang putih, kemiri, ketumbar, jintan, dan merica) yang sudah dihaluskan
hingga benar-benar matang dan mengeluarkan minyak serta aroma harum yang
tajam.
- Pastikan tumisan bumbu tidak gosong
agar rasa kuah nantinya tidak pahit.
Langkah 3:
Menyatukan Bumbu dan Kuah Kaldu
- Masukkan tumisan bumbu harum ke dalam
panci rebusan daging dan air tajin yang sedang mendidih kecil.
- Aduk perlahan secara merata hingga
kuah berubah warna menjadi kecokelatan khas Coto Makassar.
Langkah 4:
Rahasia Masuknya Kacang Tanah Sangrai
- Masukkan kacang tanah sangrai yang
sudah dihaluskan ke dalam kuah mendidih.
- Kecilkan api kompor sekecil mungkin (simmering).
Aduk sesekali agar endapan kacang tidak gosong di dasar panci.
- Tambahkan garam dan gula secukupnya.
Masak terus selama kurang lebih 1–2 jam agar bumbu meresap sempurna ke
dalam serat daging dan jeroan. Koreksi rasa.
Penyajian Akhir: Siap Disantap!
- Siapkan
mangkuk saji tebal.
- Tata potongan daging dan jeroan empuk
secukupnya di dalam mangkuk.
- Siram dengan kuah panas mengepul yang
kaya rempah dan kental berkat sentuhan kacang tanah.
- Taburkan irisan daun bawang, seledri,
dan bawang goreng di atasnya.
- Sajikan selagi panas bersama buras
atau ketupat, ditemani perasan jeruk nipis dan sambal tauco pedas
gurih di pinggir piring.
Tips Jurnalis untuk Hasil Sempurna:
- Jangan
Skip Air Tajin: Pati beras dalam air tajin berfungsi alami untuk
mengentalkan kuah tanpa membuat rasa enek, sekaligus memberikan tekstur
kuah yang berkilau khas.
- Penggunaan
Jeroan: Jika Anda menghindari jeroan, Anda bisa mengganti seluruh
isian murni dengan daging sengkel atau bagian tetelan sapi berkualitas
tinggi.


