Mata Sering Berkedip Bukan Tanda Cacingan, Ini Penjelasan Dokter


Tingkap —
Belakangan beredar anggapan di masyarakat bahwa mata anak yang sering berkedip merupakan tanda terkena cacingan. Namun, dokter menegaskan hal tersebut tidak benar dan termasuk salah kaprah yang perlu diluruskan.


Dokter spesialis mata menyebutkan, sering berkedip biasanya berkaitan dengan kondisi mata itu sendiri, bukan karena infeksi cacing. Beberapa faktor umum yang menyebabkan mata sering berkedip antara lain iritasi pada mata, mata kering, alergi, atau gangguan refraksi seperti rabun jauh dan rabun dekat.


“Sering kali orang tua salah kaprah, melihat anak sering berkedip lalu langsung dikaitkan dengan cacingan. Padahal, secara medis tidak ada hubungan langsung antara infeksi cacing di usus dengan gerakan berkedip berulang,” kata dr. Andini Putri, SpM, dokter spesialis mata anak, saat dikonfirmasi, Senin (15/9).


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berkedip adalah refleks alami tubuh untuk melindungi mata dari debu atau benda asing, sekaligus menjaga kelembaban permukaan mata. Namun, jika frekuensinya berlebihan, sebaiknya orang tua segera memeriksakan anak ke dokter mata.


Selain faktor iritasi, sering berkedip juga dapat menjadi tanda adanya tic (gerakan berulang yang tidak disadari) pada anak, terutama bila disertai kebiasaan mengedipkan mata dengan keras atau menggerakkan wajah.


“Penting bagi orang tua untuk tidak mengabaikan gejala ini, tapi juga jangan langsung mengaitkannya dengan mitos yang tidak ada dasar medisnya. Pemeriksaan mata secara menyeluruh bisa menemukan penyebab yang tepat,” tambahnya.


Dengan demikian, masyarakat diimbau lebih kritis dalam menerima informasi kesehatan. Apabila anak menunjukkan gejala sering berkedip, langkah terbaik adalah berkonsultasi dengan tenaga medis agar penanganan lebih tepat.(*)