TENTANG KAMI



Di tengah derasnya arus informasi digital, hadir sebuah media yang lahir dengan semangat baru, Tingkap. Nama ini bukan sekadar identitas, tetapi juga simbol. Tingkap berarti jendela—sebuah ruang cahaya, suara, dan cakrawala. Dari sebuah tingkap, kita bisa melihat keluar, merasakan udara segar, dan menyapa dunia yang lebih luas. Demikianlah cita-cita media ini, membuka ruang pandang baru bagi masyarakat dalam melihat, mendengar, dan memahami realitas.


Tingkap bukan hanya media online yang memberitakan peristiwa, melainkan wadah untuk menyajikan kabar dengan kedalaman, ketelitian, dan keberpihakan pada kebenaran. Di era ketika informasi kerap berlari lebih cepat dari fakta, Tingkap hadir dengan komitmen untuk menghadirkan berita yang terang benderang—layaknya cahaya yang masuk melalui jendela, mengusir kabut gelap ketidakpastian.


Lebih dari itu, Tingkap adalah ruang suara. Ia memberi tempat bagi keberagaman narasi, membuka kesempatan bagi masyarakat dari berbagai latar untuk bersuara. Suara-suara yang kerap terpinggirkan, yang jarang terdengar di media arus utama, akan mendapat ruang di sini. Dengan begitu, Tingkap tidak hanya menjadi penyampai kabar, tetapi juga jembatan solidaritas sosial, politik, budaya, dan lingkungan.


Dan akhirnya, Tingkap adalah cakrawala. Ia mengajak pembaca untuk melihat lebih jauh, lebih luas, melampaui sekadar kejadian sehari-hari. Dalam setiap tulisan, opini, dan laporan mendalam, Tingkap berusaha membuka wawasan baru, memperkaya perspektif, serta meneguhkan bahwa media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga pembentuk kesadaran kritis.


Dengan cahaya yang jernih, suara yang lantang, dan cakrawala yang luas, Tingkap berkomitmen untuk selalu menjadi jendela bagi publik—tempat masyarakat menemukan informasi yang terpercaya, narasi yang beragam, dan inspirasi untuk masa depan yang lebih adil.(*)


Salam

Tim Redaksi Tingkap